Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan

Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan

Kecamatan Sukosewu

Tim Publikasi Informasi Publik

02 Oktober 2026 1 min baca 2 kali
Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan (1)
Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan (1)
Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan (2)
Kebakaran Lahan di Desa Sidodadi, Api Berhasil Dipadamkan (2)

Telah terjadi kebakaran lahan yang ditanami pohon jati dan rumpun bambu terjadi di Dusun Balong RT 03 RW 06, Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Api kemudian menjalar dan membakar area lahan yang ditanami pohon jati serta sekitar lima rumpun bambu.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, petugas Satpol PP Kecamatan Sukosewu bersama Pemerintah Desa Sidodadi dan masyarakat sekitar segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan. Petugas juga berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Pos Kota serta BPBD Kabupaten Bojonegoro guna mempercepat proses pemadaman.

Selain melakukan penanganan di lokasi, petugas turut mendokumentasikan kondisi lahan yang terbakar, mencatat informasi terkait kejadian, serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan.

Lahan yang terbakar diketahui milik Tamini (55), warga Dusun Balong RT 03 RW 06, Desa Sidodadi. Berkat penanganan bersama, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.35 WIB.

Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Pemadam Kebakaran Pos Kota, BPBD Kabupaten Bojonegoro, Satpol PP Kecamatan Sukosewu, Pemerintah Desa Sidodadi, serta masyarakat sekitar.

Kejadian ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah, terutama di sekitar lahan kering, pepohonan, maupun rumpun bambu, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.