Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu

Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu

Kecamatan Sukosewu

Tim Publikasi Informasi Publik

06 Oktober 2026 1 min baca 2 kali
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (1)
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (1)
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (2)
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (2)
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (3)
Lagi, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu (3)

Kebakaran melanda area lahan rumpun bambu di Dusun Rajan Lumbungan RT 05 RW 01, Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Senin (5/10/2026).

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan sawah yang kemudian menjalar ke area rumpun bambu milik warga.

Mengetahui kejadian tersebut, unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman. Koordinasi dilakukan dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Pemerintah Desa Pacing guna mempercepat proses penanganan dan mencegah api meluas ke area di sekitarnya.

Pemadaman melibatkan Pemadam Kebakaran Pos Temayang dan Pos Sumberrejo, Kasi Trantib Kecamatan Sukosewu, Polsek Sukosewu, anggota Satpol PP Kecamatan Sukosewu, Pemerintah Desa Pacing, serta masyarakat sekitar.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan pada pukul 11.42 WIB. Petugas juga melakukan pendataan, dokumentasi lokasi, serta koordinasi lanjutan untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

Pemilik lahan diketahui bernama Tamaji (60 tahun), warga Dusun Rajan Lumbungan RT 05 RW 01, Desa Pacing.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam melakukan pembakaran sisa tanaman atau lahan, terutama pada kondisi yang berpotensi menyebabkan api mudah merambat. Pembakaran yang tidak diawasi dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.

Secara keseluruhan, penanganan kebakaran berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta api telah berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke wilayah lainnya.